LLDIKTI Wilayah VI Serahkan “Astha Udhra” dalam Anugerah MBKM Tahun 2021

Sejak kampus ITTP diberi anugerah MBKM oleh LLDIKTI VI, saya menyadari bahwa peranan dosen sebagai penggerak perubahan sangat penting bagi terwujudnya pendidikan yang merdeka. Kampus ITTP dengan dosen-dosen muda yang energik, aktif dan adaptif dalam menghadapi perubahan, tantangan dan berwawasan terbuka sesuai dengan kami memiliki visi dalam menjembatani teknologi dan kemanusiaan (bridging technology and humanity) menjadi motor penggerak perubahan yang efektif.

Flashback ke beberapa waktu lalu, saat saya presentasi di hadapan senat fakultas dan manajemen, bahwa saya akan membuat kelas internasional di ITTP, khususnya di Fakultas Informatika, mungkin mereka sedikit sangsi. Bahkan secara terang-terangan seseorang mengatakan keraguannya, apakah ini akan terwujud dengan baik. Sebab selama ini, ITTP sudah banyak punya MOU dengan mitra luar negeri, tapi tak kunjung punya mahasiswa asing. Perlahan tapi pasti, saya dan teman-teman terus berupaya dan bergerak. Sejak pertama ditetapkan menjadi dekan di bulan September tahun 2020 lalu, pada semester genap itu juga saya dan teman-teman dosen mengadakan kelas visiting lecturer.  Pada semester itu, mahasiswa FIF punya kesempatan diajar oleh dosen dari luar negeri. Dan semester berikutnya, akhirnya impian itu terwujud. Kami punya mahasiswa asing, tidak hanya satu, tapi 51 mahasiswa students exchange. Tidak hanya dari satu perguruan tinggi, tapi dari 3 perguruan tinggi (UTHM Malaysia, Superior University Pakistan, dan Aspire college Pakistan). Kegiatan ini terus berlangsung hingga sekarang, dengan menggandeng tambahan mitra Perguruan Tinggi dari Asia University Taiwan dan Universitas Selangor, semua ini terlaksana tentunya berkat kerja sama yang baik antara fakultas, prodi dan kantor urusan internasional ITTP.

Upaya lain dari ITTP dalam mewujudkan kegiatan MBKM diantaranya bekerja sama dengan industri mitra untuk magang dan studi independen, KKNT, praktisi mengajar, Kampus Mengajar dan dosen berkegiatan di luar kampus dalam rangka pencapaian IKU, dan semuanya melibatkan dosen-dosen ITTP.

Oleh karena itu secara pribadi, sebagai unsur pimpinan di ITTP, saya merasa perlu untuk mengambil bagian dalam berkontribusi dalam mengakselerasi kebijakan MBKM baik di kampus sendiri atau di Perguruan Tinggi lain. Sedangkan sebagai bagian dari warga negara Indonesia, saya merasa perlu memberikan manfaat bagi masyarakat luas dengan cara menjadi agent of change, khususnya dalam menyiapkan skill dan kompetensi baru bagi generasi bangsa untuk menghadapi transformasi digital di Indonesia. Untuk mewujudkan impian itu saya berkeinginan untuk bergabung dalam komunitas Duta Kampus Merdeka DIKTI 2022, yaitu komunitas para dosen perguruan tinggi yang tergerak dan ikut andil bersama-sama mewujudkan pendidikan yang merdeka. Semoga Allah meridhoi dan memberikan berkah dalam setiap langkah-langkah kita, amiiin