Skill yang harus dimiliki seorang Doktor

Setelah selesai kuliah S3, seorang doktor seharusnya memiliki atau menambah skill berikut ini

Knowledge skill

Bertambahnya satu gelar pada nama kita, seharusnya menambah skill dan knowledge tentang bidang ilmu yang kita miliki. Perkuliahan selama S3 tentu menambah keterampilan dalam meneliti, diantaranya keterampilan membaca, menulis,  analitis, dan keterampilan dalam problem solving. Ilmu yang didapatkan selama kuliah tentu akan menambah satu level pengetahuan dalam kehidupan seorang doktor.

Managing skill

Kemampuan mengelola sudah seharusnya dimiliki oleh seorang lulusan S3. Diantaranya mengelola waktu, keuangan, dan mengelola pekerjaan. Saya biasanya akan membagi beberapa pekerjaan menjadi 4 prioritas.

  • Penting mendesak (kerjakan sekarang),
  • Penting tidak mendesak (tetapkan waktu deadline, dicicil),
  • tidak penting mendesak (delegasikan),
  • tidak penting tidak mendesak (abaikan/jangan dikerjakan).

Membagi beberapa prioritas ini memudahkan kita dalam menentukan keputusan, sehingga seorang doktor yang bertahun-tahun telah ditempa banyak kesulitan, akan lebih mudah dalam menangani hal ini.

Collaborating dan communication skill

Saat kuliah S3, kita akan berinteraksi dengan banyak orang. Teman-teman kuliah dan dosen kita, biasanya adalah “orang penting” di kampus/instansinya. Kemampuan kita untuk saling kolaborasi dan berkomunikasi yang baik adalah bekal untuk menunjang pekerjaan kita setelah kembali ke institusi asal. Jadi, berbuat baiklah pada mereka, dan buatlah hubungan sebaik mungkin.