Our Changing World (Summary from : Being Human, Part 1)

 

Empat era komputer

Changing computers

Komputer telah memainkan peran besar dalam mengubah cara kita hidup beberapa dekade terakhir. Mereka bukan lagi milik yang istimewa tetapi dengan cepat menjadi komoditas harian yang murah. Mereka telah berevolusi dari mesin yang terisolasi hingga menjadi perangkat yang saling terhubung secara global. Pada tahun 1960 an, komputer mainframe digunakan untuk banyak user. Tahun 1980 an, pada era komputer personal, satu komputer digunakan oleh satu user. Tahun 2000 an disebut era mobility, beberapa komputer digunakan satu user, sedangkan 2020 dan seterusnya dikenal dengan era ubiquity, ribuan komputer digunakan oleh satu user.

Tidak hanya kepemilikan akses ke komputer yang jauh meningkat, tetapi cara kita berinteraksi dengannya dan bahan yang digunakan untuk perangkat komputer telah berubah juga. Dari GUI menjadi gesture, video display units  menjadi Smart Fabrics, “Handsets” menjadi “the World in our Hands” dan robot sederhana menjadi mesin yang belajar secara otonom.

Changing lives

Pada tahun 2020, lebih banyak orang akan menggunakan komputasi perangkat dari satu bentuk atau lainnya, baik itu seorang pensiunan di Jepang, siswa sebuah sekolah di Italia atau para petani di Afrika. Pada waktu bersamaan, setiap generasi akan memiliki serangkaian tuntutannya sendiri. “Silver surfers” akan menginginkan lebih banyak hal dari teknologi daripada web browsing, sedangkan generasi iPod dan iPhone akan digantikan oleh beberapa Xs generasi baru lainnya. Teknologi akan terus memiliki dampak penting di semua tahap hidup. Cara kita tumbuh dewasa, hidup bersama dan menjadi tua terjalin erat dengan komputer,  suka tidak suka, mau tidak mau. Semua ini berarti bahwa komputer sekarang dapat terjalin dengan hampir setiap aspek kehidupan kita.

Changing societies

Di Afrika, pasar seluler tumbuh sekitar 60% antara 2004 dan 2007. Sementara hanya 11% dari populasi memiliki akses ke komputer desktop pada tahun 2007, 77% memiliki ponsel. Selanjutnya, para analis meramalkan bahwa akan ada lebih dari 220 juta orang di India bermain game di ponsel mereka pada tahun 2009. Di Indonesia, jumlah pengguna ponsel telah melebihi jumlah penduduknya di tahun 2015. Pada tahun 2020, akan sangat sedikit orang yang tersisa di planet ini yang tidak memiliki akses ke ponsel. Salah satu konsekuensi yang jelas dari ini adalah bahwa ponsel akan menjadi platform yang semakin penting untuk kemajuan ekonomi negara berkembang. Hal ini terkait fakta bahwa teknologi seperti seluler telepon tidak lagi digunakan oleh satu kelompok orang atau di satu lokasi. Komputer semakin meluas ke seluruh dunia dan sedang digunakan oleh banyak budaya yang berbeda.

Pada tahun 2020, mungkin tidak dapat mewujudkan semua tujuan, ambisi dan aspirasi tanpa menggunakan komputer atau komputasi dengan satu atau cara lain. Pengikatan komputasi ini dengan aktivitas sehari-hari kita pada gilirannya akan memengaruhi nilai-nilai kita, tujuan dan aspirasi.

(BERSAMBUNG)

Sumber :

Being Human, Human computer interaction in the year 2020. Microsoft.

Edited by Richard Harper, Tom Rodden, Yvonne Rogers and Abigail Sellen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *