“Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian” – Nabi Muhammad, SAW

Mempersiapkan anak-anak untuk menghadapi era globalisasi, salah satunya adalah melihat dan memberikan pengalaman baru mengenai kehidupan lain di negeri seberang. Para milenial banyak menabung untuk membeli sebuah pengalaman baru. Mereka lebih banyak “travelling” ketimbang membeli investasi, seperti rumah, atau mobil. Pengalaman, mendapatkan peran penting di hati generasi muda sekarang ini. Mereka beranggapan, bahwa kini, setiap manusia berhak menjadi warga negara dunia, mereka bisa hidup di belahan dunia mana saja yang mereka sukai. Menjawab rasa penasaran ini, maka kami sepakat untuk membawa anak-anak melihat dunia luar, sebagai pengalaman pertamanya ke negeri orang.

Negara pertama yang kami kunjungi bersama anak-anak adalah Singapura. Mengapa? Karena selain dekat, budaya yang hampir sama, ada kemudahan dan kemurahan akses untuk kesana. Tiket pesawat Jakarta-Singapura bahkan lebih murah daripada Jakarta-Lombok. Jadi kenapa tidak?

Persiapan sebelum berangkat

  • Buat paspor dulu ya…., Dirjen Imigrasi telah memberikan kemudahan pembuatan paspor, jadi, kita gak perlu antri panjang saat apply paspor. Download dulu aplikasi paspor online, dan pilih kantor cabang mana yang akan kita datangi untuk membuat paspor.
  • Tips membuat paspor dengan antrian online : cobalah akses pada hari Minggu sore jam 5, di waktu tersebut, Dirjen Imigrasi akan me-reset kuota, sehingga saat inilah yang tepat untuk memohon nomor antrian.
  • Satu pemohon maksimal bisa mendaftarkan 4 anggota keluarga.
  • Pilih kota terdekat dengan domisili Anda, misalkan Banyumas, bisa membuat di Cilacap atau Wonosobo. Kemarin kami membuat paspor di Yogyakarta untuk anak-anak, dan diminta melampirkan Kartu Tanda Mahasiswa saya di UGM, sebagai justifikasi mengapa anak-anak membuat paspor jauh dari tempat domisilinya.
  • Paspor 24 halaman berkekuatan hukum sama dengan paspor 48 halaman, yang membedakan harganya 100 ribu IDR untuk paspor 24 hal, 355 ribu IDR untuk paspor 48 hal.
  • Bawa jaket untuk anak-anak saat perjalanan, bawa jajan, bawa jas hujan sekali pakai (*disposal rain coat), untuk berjaga-jaga saat jalan-jalan dan tiba-tiba hujan, atau masuk ke tempat wisata yang ada wahana airnya (di USS maupun Legoland), bawa juga tissue basah ya, soalnya toilet di Singapura tidak pakai air untuk cebok, mereka cuma menyediakan tissue kering saja. Jangan lupa bawa universal charger, di Singapura memakai colokan 3 kaki (ala UK) berbeda dengan di Indonesia dengan colokan 2 kaki (ala Europe.

Penerbangan

  • Agar perjalanan dengan anak menjadi nyaman, carilah hari weekday, bukan weekend atau long season. Oleh karenanya, aturlah cuti untuk Anda dan pasangan agar dapat bepergian wisata di saat orang lain sedang kerja (*untung emaknya lagi liburan semesteran, meskipun deadline paper journal sedang menanti, :D).
  • Carilah tiket penerbangan murah, menggunakan pesawat jenis LCC (Low Cost Carrier).
  • Pesanlah jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, pantengin terus traveloka atau tiket.com, biasanya dapat harga murah atau diskon pada waktu-waktu khusus.
  • Bawalah pakaian Anda secukupnya, kemaslah pakai backpack untuk memudahkan Anda saat menggandeng dan mengawasi anak-anak.
  • Jangan pakai koper. Koper kosong jika ditimbang saja sudah 4 kg, sedangkan kita memakai pesawat jenis LCC dengan bagasi yang terbatas.
  • Review kami menggunakan Air Asia cukup menyenangkan, tepat waktu, bersih, meskipun tidak ada fasilitas makan di dalam pesawat. Jika ingin membeli makanan di pesawat, harganya sekitar 55 ribu IDR satu jenis makanan (*nasi lemak, nasi kuning, nasi ayam, dll).
  • Jika ingin menghemat, lebih baik sebelum berangkat makan dulu ya…, atau bawa makanan sendiri. Kami membawa satu backpack penuh berisi jajanan anak-anak dari Indonesia, tidak lupa pula bawa susu, sereal, biskuit, permen, coklat, roti, juga POPMie (*gak sehat sih, tapi praktis buat Anda yang suka kelaperan di jalan, hehe).
  • Begitu tiba di bandara, belilah kartu Ezlink untuk transportasi lokal Anda dan keluarga. Satu kartu berlaku sampai 6 tahun, seharga 20 SGD, untuk anak-anak di bawah 5 tahun gratis alias FREE. Kartu ini bisa digunakan untuk naik monorail, MRT maupun bus.

Penginapan

  • Rajin mantengin agoda ya, pilihannya bisa difilter dengan pilihan yang sangat detil, misalkan, carilah hotel dimana anak usia dibawah 12 tahun dihitung FREE. Saat check in, tunjukkan saja paspor anak-anak, ini lumayan menghemat pengeluaran Anda.
  • Di daerah Geylang, meskipun di cap sebagai red area, banyak hotel murah meriah. Tenang saja, hanya lorong 10 saja prostitusi terang-terangan terlihat. Kami ada di lorong 6 sih, dan tidak terlihat sesuatu yang tidak senonoh muncul di depan mata saya. Yang saya lihat hanyalah toko dewasa “eros” yang konon menjual banyak sex toys untuk pria maupun wanita (*saya gak berani mampir lah, hahahaha).
  • Harga penginapan ini dibanderol 60 SGD, kami memilih penginapan ini karena memang butuh kenyamanan untuk anak-anak dan orang tua. Sebenarnya ada banyak juga hostel yang sharing bath room, dan kamarnya bisa diisi 6-8 orang, tapi itu kurang nyaman ya buat anak-anak, apalagi orang tua yang sering bolak-balik ke kamar mandi.  
  • Review kami menginap di hotel Fragrance hotel Emerald, cukup baik, bersih, disediakan pula hari dryer, dilengkapi dengan stop kontak berbagai jenis dan air hangat mengalir lancar. Sayangnya, kamar hotel tidak begitu luas, kamar mandinya tidak menyediakan shampoo, tidak ada keset di kamar mandi, dan toiletnya, seperti pada umumnya di Singapura, tidak ada semprotan air untuk cebok (*meskipun sudah pernah ke sini, ini masalah banget buat saya ya, dasar ndeso :D).

Makanan

  • Jika Anda muslim, carilah rumah makan muslim food atau Indian food. Disana banyak ragam menu disajikan, termasuk nasi goreng dan mee goreng. Harga makanan sekitar 6 SGD. BTW, jangan pilih menu mee Bandung ya, itu sama sekali gak persis seperti yang saya bayangkan, rasanya gak karuan, dan tidak seperti mie Bandung yang kita beli di Bandung. Beli saja cap cay, itu lebih baik rasanya (*ini penilaian subjektif saja, hahaha).
  • Untuk menghemat, belilah lauk dan nasi terpisah saja. Nasi putih kalau dibungkus bisa buat makan 3 orang, porsinya buanyak banget. Buat makan ber-enam, bisa beli nasi 3 bungkus saja, sisanya beli sayur atau lauk seperti ayam, telur (harga 1,2 SGD), ataupun prata.
  • Makanlah roti yang Anda bawa dari Indonesia untuk sarapan, disini sudah tersedia teh dan kopi untuk mengawali harimu. Jarang ada hotel dengan sarapan di Singapura, jadi salah satu cara berhemat adalah dengan membawa bekal sendiri.
  • Mc Donald ataupun KFC bisa jadi alternatif lain untuk variasi menu anak-anak.

Merlion Park

  • Jika Anda tiba di Singapura siang hari, beristirahatlah sejenak dengan anak-anak di hotel. Setelah sore hari tiba, kunjungilah Merlion Park. Tempat ini wajib dikunjungi oleh wisatawan yang baru pertama kali ke Singapura. Jangan lupa foto di patung singa yang bertubuh ikan itu ya!
  • Untuk ke Merlion Park, Anda bisa memakai kartu EZLink menggunakan bus atau MRT.
  • Taman ini gratis, pemandangannya lumayan bagus, jika malam hari, akan terlihat lampu2 yang warna warni. Jika tidak capek, jalan lagi ke esplanade dan garden the bay ya…., itu gratis semuanya.

Universal Studio Singapore

  • Pergilah ke Sentosa Island untuk menikmati permainan anak-anak di USS. Anda bisa naik bus double decker untuk kesana.
  • Tiket masuk USS dibedakan menjadi 3, Dewasa (13 – 59 tahun) – SGD79 | Anak-anak (4-12 tahun) – SGD59 | Lansia (60 tahun & ke atas) – SGD41.
  • Sebelum berangkat, bawalah bekal makanan dan botol minuman. Makanan di tempat wisata ini cukup mahal, 15 SGD untuk sebungkus nachos dan minute mild pulpy orange, cukup nyesek di dada. Tak ada pengecekan tas disini, jadi kalau perlu bawa rantang 3 susun untuk memenuhi kebutuhan perut Anda dan keluarga.
  • Bawa mantel hujan sekali pakai, untuk permainan dengan wahana-wahana berbasah-basahan. Beli saja di Indonesia, harganya cuma 7 ribu IDR di pasar. Bawa juga baju ganti ya.
  • Review kami yang paling menarik adalah wahana transformer, disana kita akan disuguhi permaianan 3 dimensi dengan menaiki mobil ala transformer. Kita diajak berpetualang membasmi musuh yang memacu adrenalin. Antriannya paling panjang disini, bisa sampai 1 jam. Tapi sebanding dengan pengalamannya.
  • Anak-anak saya juga menyukai wahana teather 3 dimensi di istana Shrek dan wahana di Madagascar.
  • Semakin muda anak, maka permainan yang bisa dimasuki semakin sedikit, atau setidaknya memiliki tinggi badan 100 CM. Bawalah stroller sendiri, sebab disini jika mau nyewa lumayan mahal, siapkan 20 SGD ya…., *itulah sebabnya saya mengajak anak pergi agak jauhan di usianya sekarang ini, dimana anak-anak sudah bisa jalan sendiri, soalnya membawa stroller itu ribet, dan menggendong anak itu berat, kamu gak akan kuat, biar dilan saja….

Legoland water park dan theme park

  • Jika Anda tengah berada di Singapura, naiklah KTMB (Kereta Tanah Melayu Berhad), di daerah Woodland menuju Johor Baru, dengan membeli tiket sebesar 5 SGD. Jangan lupa bawa paspor Anda, karena akan melewati imigrasi di stasiun. Imigrasi di sini lebih ketat dari pada di bandara, sebab setiap hari banyak imigran keluar masuk lewat jalan darat. Terkadang pada beberapa saat, diadakan random checking, jadi waspada dan berhati-hatilah. Singapura ketat dalam memeriksa setiap pengunjung yang masuk. Perjalanan menggunakan kereta hanya sekitar 5 menit dari Singapura ke Malaysia, jadi tempat duduk bebas memilih dimanapun yang disukai (*lama di imigrasinya ketimbang perjalanannya, hehehe).
  • Datanglah disaat hari-hari weekday, sebab weekend pasti ramai dan anak-anak kurang nyaman bermain, selain antrian tiap wahana menjadi semakin panjang.
  • Tiket masuk Legoland terusan (water park dan theme park) adalah seharga Rp 642.532, tapi, jika ingin masuk water park saja, Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 350.028, dan tiket masuk theme park saja sebesar Rp 516.492. Tidak dibedakan antara pengunjung anak-anak, dewasa maupun lansia.
  • Jam operasional Legoland adalah pukul 10:00 sampai 18:00.
  • Legoland tidak mengijinkan pengunjung untuk membawa makanan dari luar, Anda diperbolehkan menyimpannya di loker seharga 60 MYR atau membuangnya di tempat sampah sebelum masuk.
  • Makan siang bisa Anda dapatkan di area the beginning, ada KFC dan burger king, menu yang pas untuk anak-anak, harganya pun masih terbilang wajar.
  • Semakin muda usia anak, pilihan bermainnya pun semakin sedikit. Jadi, untuk bisa menikmati seluruh wahana permainan, bersabarlah untuk menunggu usia anak anda, setidaknya 5 tahun atau tingginya mencapai 100 CM.
  • Legoland water park tidak lebih besar dari owabong di Purbalingga atau Jogjabay di Jogja. Meskipun demikian,  putra putri Anda akan diberikan sensasi bermain di kolam arus yang ditebari berbagai ukuran lego warna warni, kolam ombak yang cukup luas, balapan di kolam luncur, kolam splash serta kolam ember tumpah. Di beberapa titik, terdapat area build a boat untuk berkreasi membuat kapal dari lego.
  • Legoland theme park lebih seru dijelajahi, terdiri dari lego technic, lego ninjago, lego imagination, lego city, land of adventure, lego city dan miniland.
  • Anak-anak menyukai permainan di Lego technic, terutama di bagian Lego academic dan betah berlama-lama disana, dan yang paling seru, lego VR coaster (*antriannya paling panjang disini).
  • Berapa budget perjalanan ke Singapura-Malaysia? Kira-kira segini lah ya, bisa kurang bisa lebih, tergantung dari masing-masing keluarga.

Belum bisa move on dari Penang, jadi, postingan kali ini masih bertema sekitar Penang. Tidak afdol rasanya, jika kita mengunjungi suatu tempat, tanpa mencoba kuliner khas daerah tersebut. Alhamdulillah, saya sudah mencoba beberapa masakan khas Penang, Malaysia yang enak dan cocok dengan lidah saya. Jika anda berkesempatan mengunjungi Pulau Penang, silakan dicoba masakan-masakan ini ya!

Nasi Lemak 

Mulailah sarapan pagi anda dengan menyantap nasi lemak yang lezat. Nasi lemak merupakan jenis makanan khas Melayu yang lazim ditemukan di Malaysia, dan biasanya dihidangkan untuk sarapan pagi. Nasi lemak merupakan jenis nasi gurih yang dimasak dengan cara liwet. Di Indonesia, nasi lemak kerap ditemui di Riau dan Kepulauan Riau.  Lauk yang mendampingi nasi lemak wajib menggunakan bumbu rendang, entah itu rendang ayam maupun sapi. Selain itu, nasi lemak juga dilengkapi dengna sambal teri kacang, dan telur balado, tak lupa ada kerupuk untuk menemani sarapan anda. Menu yang lengkap akan terus membuat kita kenyang sampai siang hari!

Nasi Kandar

Setelah lelah berjalan-jalan di sekitar Georgetown, anda perlu mencicipi nasi kandar yang terkenal itu. Nasi kandar pelita merupakan warung nasi terkenal di pulau Penang, Malaysia. Ada 3 cabang nasi kandar Pelita di sana, yaitu di daerah Perai, jalan padang lalang, dan taman bukit minyak di bukit Mertajam, warungnya buka mulai jam 2 siang sampai malam. Nasi kandar merupakan masakan khas pulau Penang, yaitu nasi putih yang dihidangkan dengan berbagai jenis masakan kari. Penjual nasi kandar adalah para pedagang Malaysia keturunan India atau Tamil.

Nasi Biryani

Masih berbicara tentang hidangan khas India, nasi biryani layak anda coba. Nasi biryani dimasak dengan rempah-rempah dan ditambah dengan sayuran atau daging. Di Indonesia, nasi biryani juga dikenal dengan nama nasi kebuli. Nasi biryani dimakan dengan kari ayam, kambing, ataupun sapi.

Nasi Lemuni

Nasi lemuni bau dan rasanya sangat khas, karena dimasak bersama daun lemuni. Konon katanya, lemuni bagus di konsumsi untuk ibu selepas bersalin, karena dapat melancarkan peredaran darah, mengurangi demam, batuk dan mengeluarkan dahak. Daun lemuni mudah diperoleh di daerah-daerah bagian utara, seperti Pulau Pinang dan Kedah. Nasi lemuni ini dimasak dengan cara yang sama seperti nasi lemak. Namun begitu, santan yang digunakan dalam nasi lemak diganti dengan jus daun lemuni. Nasi yang ditanak akan menyerap khasiat daun lemuni yang menjadikan hidangan ini satu hidangan yang sehat.

Nasi Goreng Penang

Setelah lelah beraktifitas seharian, anda bisa mencicipi kuliner nasi goreng Penang yang istimewa ini. Café hotel Kimberly menawarkan gratis sup labu ataupun bubur mutiara untuk setiap pembelian nasi goreng ini. Dilengkapi dengan lauk yang beragam, termasuk sate nan lezat yang wajib anda coba.

 

Jalan-jalan di pulau Penang, Malaysia tidaklah lengkap tanpa menaiki bus yang satu ini. Namanya bus HOHO (Hop On Hop Off). Bus ini disediakan oleh pemerintah Malaysia untuk para turis yang ingin menikmati keindahan pulau Penang, tapi tak cukup waktu. Harga tiket untuk foreigner cukup mahal, sekitar 125 MYR, tapi alhamdulillah saya dikasih gratis sama panitia (*soalnya saya termasuk 20 orang yang registrasi pertama).

Tour kota ini dibagi menjadi 2, sightseeing dan sunset tours. Untuk sightseeing, kita akan diajak berjalan-jalan ke Batik Factory, Wonderfood museum, Pinang peranakan mansion museum, armenian street art, chew jetty-waterfront village, reclining budda and burmese temple. Sedangkan untuk sunset tours, kita akan diantar ke rainbow skywalk (the top komtar-singkatan dari kompleks tun abdul razak), observatory deck, red garden hawker, dan trishaw night ride. Semua termasuk pick up service dan admission fee.

Pada hari minggu, 25 November 2018 kemarin, saya berkesempatan untuk mengikuti sightseeing tour. Menaiki bus double decker yang nyaman, para penumpang diajak bersenang-senang keliling kota. Kami naik bus dari halte Holiday inn, tepat di depan park royal hotel batu ferringhi, dan pulang turun di komtar, georgetown. Starting point berada di Harriston signature chocolate boutique, disana kita diperbolehkan icip2 coklat, meskipun nanti tidak beli pun tidak apa 😀 (*mahal2 bro). Setelah itu barulah ke batik factory, sayangnya kita gak boleh foto2 disana, jadi gak ada fotonya deeeh…… lagian, dibandingkan dengan kampung batik di Jogja itu jauuuuuh lebih bagus dan lengkap, so, batik factory ini biasa aja menurut saya, gak begitu amazing, hehehe.

Di wonderfood museum, kita akan dihadapkan pada berbagai replika jenis makanan di dunia, tapi khususnya masakan khas Malaysia sih, termasuk pasembur (sejenis gado-gado), laksa, nasi kandar, jajanan pasar, makanan termahal di dunia, sayangnya semua dalam bentuk replika saja. Gak ada kantin atau cafe yang jualan juga disitu, hehehehe. * bikin laper tapi gak bisa dimakan 😀

Pinang peranakan mansion adalah museum yang dulunya merupakan rumah the real crazy rich asian. Namanya Hai Kee Chan. Arsitekturnya unik dengan dilengkapi ubin warna warni berusia ratusan tahun, serta pemilihan perabot yang mewah. Semua letak benda, pintu dan jendela menggunakan fengshui khas orang tiongkok, dan rumahnya sangat adem. Di dalam rumah ada kolam yang menyejukkan, serta satu ruangan khusus yang berisi perhiasan nyonya rumah *dijaga orang bersenjata api. Semua ini sangat mengagumkan karena masih terjaga keasliannya sampai sekarang.

Chew jetty adalah perkampungan nelayan yang merupakan situs warisan UNESCO. Kampung nelayan ini sebenarnya banyak dijumpai di Indonesia kebanyakan. Yang menarik mungkin banyaknya pedagang pernak-pernik dan makanan disekitar sini, harganya lumayan miring dan rasanya enak. Tidak banyak yang bisa di ceritakan disini, kecuali pemandangannya yang indah di kampung nelayan diatas laut ini….

 

 

Karena kami tur hanya bertiga, dan satunya orang bule dari kazakhtan yang sudah agak sepuh, beliau bilang capek dan mau kembali lagi ke hotel, jadi tournya udahan deh, kita selesai sampai di chew jetty. Setelah itu, kami berpisah, membawa kenangan indah di kota yang merupakan salah satu situs warisan dunia ini.

 

Penang, November 2018

 

 

 

Where did we come from? Where are we going?

Edmond Kirsch, seorang ilmuwan komputer, ahli game theory, dan futuris, mencoba memecahkan dua kalimat diatas. Penemuan Kirsch, konon akan mengubah cara pandang manusia, termasuk pada keyakinan seseorang. Hal inilah yang membuat kekhawatiran beberapa pemuka agama. Saat akan mempresentasikan temuannya tersebut, sungguh malang, Kirsch dibunuh di museum Guggenheim. Robert Langdon yang turut serta dalam acara VIP sebagai tamu undangan (Kirsch konon adalah mahasiswanya 20 tahun yll), ikut larut dalam berbagai misteri yang mencekam. Kematian demi kematian hadir silih berganti, menyeret Langdon dan Ambra Vidal (direktur museum sekaligus calon ratu Spanyol) untuk mengungkap apa yang sebenarnya akan disampaikan Kirsch malam itu. Keduanya dibantu Winston, penemuan Krisch di bidang Artificial Intelligence dalam pencariannya.

Siapakah pembunuh Krisch? dan apa yang akan disampaikan Krisch? Cerita ini menarik karena dihadapkan pada kenyataan yang mencengangkan yang selama ini tidak kita sadari.

 

Origin merupakan buku kelima karya Dan Brown bergenre thriller

 

 

 

 

 

Senang sekali berkesempatan untuk hadir dalam World Usability Day (WUD) di kampus Binus university Kemanggisan Jakarta. Seminar hari ini juga didukung oleh ACM Special Interest Group on Computer–Human Interaction. Keynote speaker seminar kali ini ada 4, yaitu Dr. Yohanes Kurniawan, Prof. Ann Blanword, Levin Librawin, dan Randi Winarbisono. Masing2 menyajikan tema menarik mengenai UI/UX design.

WUD adalah perayaan hari kegunaan yang diperingati setiap tanggal 8 November. Dimulai pada tahun 2005 oleh Usability Professionals Association , (sekarang User Experience Professionals Association), WUD juga disebut Make Things Easier Day. Organisasi, kelompok, atau individu didorong untuk mengadakan acara untuk menandai hari itu, secara opsional sesuai dengan tema tahun itu. Tema WUD tahun ini adalah UX Design for Good or Evil.

 

seluruh kegiatan world usability day di dunia, terangkum dalam website worldusabilityday

Jakarta, 8 November 2018

Alhamdulillah, akhirnya saya berkesempatan untuk mengikuti international conference on applied science and technology di Manado, Sulawesi Utara. Acara ini diselenggarakan oleh polimdo dan IEEE. Pada sesi paralel, saya mempresentasikan makalah saya bersama kolega saya dari Polimedia, Hafid Setyo Hadi, dengan judul : Evaluation of Website Accessibility using LFPP in Improving Village Good Governance.

Pada makalah tersebut, kami membangun 5 kriteria dalam pengukuran accessibility website pemerintah desa, dengan website desa yang dijadikan studi kasus adalah desa melung di kabupaten Banyumas. Hasilnya, beberapa kekurangan dalam pengelolaan website desa ditemukan, antara lain pada kriteria page size dan jumlah komponen.

Tak lupa, setelah letih mengikuti berbagai acara selama 2 hari, kami berjalan-jalan di beberapa lokasi wisata seperti danau Linow di Tomohon, dan pantai Malalayang di Manado.

Berikut abstrak dari makalah kami :

Abstract— In managing village funds, village officials must realize village financial transparency and accountability, starting from the planning stage to reporting and village financial accountability. At least, there are stakeholders every year visiting the village’s website to find information. Thus, the accessibility of village websites is important in the success of village government business. The website should be designed to ensure that every user, including those with disabilities, can use it properly. One way to evaluate the accessibility was using Fuzzy Analytical Hierarchy (FAHP) method. However, the FAHP using extent analysis approach has several weaknesses. The deficiency of the extent analysis lies in the invalid and the weight derived by this method does not represent the relative importance of alternative or criteria. Another technique in FAHP to derive the crisp weight is to use a non-linear programming approach, which is Logarithmic Fuzzy Preference Programming (LFPP). LFPP method can overcome the shortcomings of extent analysis methods by generating a single solution and representing inter-interests. In this study, a model of website accessibility evaluation is proposed. The weight derivation method used is LFPP, and the original data retrieved by direct observation and measurement using the help of website diagnostic tools. The accessibility evaluation model of the website using LFPP method has been built and successfully applied to the melung.desa.id website. The results show that the website works well on the interface, but there are still deficiencies in page size and number of components per page.

pose dulu setelah presentasi

Pantai Malalayang, Manado

Danau Linow, Tomohon

Mendengar berita dari beberapa media bahwa suku Asmat mengalami kesulitan air bersih, kami, warga BUDI DN (Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia Dalam Negeri), yang merupakan mahasiswa S2-S3 di UGM tak bisa tinggal diam. Kami melakukan beberapa kegiatan, demi mewujudkan keinginan kami membantu masyrakat Papua. Beasiswa BUDI DN merupakan bagian dari beasiswa yang dibiayai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan dari Kementrian Keuangan, dengan bekerjasama dengan Kementrian RISTEK DIKTI. Kontribusi kami sebagai ilmuwan tentu sangat diharapkan untuk kelangsungan hidup masyarakat Papua.

 

Berbekal pengalaman beberapa awardee yang berasal dari Papua, kami mulai mewujudkan mimpi-mimpi itu. Mimpi mendapatkan air bersih. Berikut ini beberapa kegiatan yang dilakukan adalah :

KONTRIBUSI UNTUK NEGERI      
–          FGD tahap 1 7 februari 2018 Ruang Filsafat Nusantara Isu mengenai kasus gizi buruk Asmat dan permintaan air bersih untuk asmat membuat para awardee tergerak untuk berkontribusi pada negeri melalui lintas keilmuan untuk mengatasi hal tersebut.

Hasil FGD 7 Februari 2018

FGD grup eksakta

 

  1. Sumber daya manusia = contact keuskupan AGAT, tempat ibadah (masjid, gereja) di BLH Asmat (Pak Jack Morin), mahasiswa Papua UGM, mahasiswa S3 UGM (Petrus (F Kehutanan), Inneke, Utu (FEB))
  2. Sumber daya alam = *materi di share dari pak agus dan pak jack
  3. Target lokasi = di kota AGAT dan fasum (rumah sakit dan sekolah)
  4. Ruang lingkup = air baku untuk konsumsi minum, standar 10 lt per orang per hari
  5. Potensi air hujan yang bisa ditangkap 800-1000 lt per bulan
  6. Teknologi yang tersedia = filter air sungai/rawa, gabungan rain harvesting dan cloud catcher, embung (tampungan air hujan) dengan teknologi dan bahan yang tersedia di lapangan.
  7. SOP cara mengaplikasikan, memaintance, mengukur ketepatan teknologi
  8. Sumber dana : kitabisa.com, dikti, mata garuda
  9. Pada pelaksanaannya : dibatasi selama 1 tahun, berikutnya ke adik budi untuk melanjutkan program ini

 

FGD grup sosial budaya

  1. Dari filsafat, ekonomi, komunikasi
  2. Minim data tentang papua
  3. Opinion leader menjadi panutan (guru, misionaris, pendeta, kepala suku)
  4. Sinergitas antar kelembagaan
  5. Jangka panjang àBeasiswa untuk anak papua yang sekolah di Jawa (sebagai pioneer)
  6. Jangka pendek à mengadakan TOT mahasiswa UGM yang akan berangkat ke asmat
  7. Rekomendasi kepada LPM UGM untuk diberikan pelatihan kepada mhs KKN di papua dalam pengelolaan air bersih hasil desain teknik(minimal ada mhs asal papua)
  8. Relokasi suku asmat à tidak setuju
  9. Perubahan sosial à sense of belowing
  10. Metode experial learning (sekolah, rumah ibadah)
–          FGD tahap 2 dan Silaturahim dengan Awardee BUDI 2017 14 Februari 2018 Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pondok Cabe Resto Pemikiran tersebut sejalan dan didampingi oleh pak Rachmawan Budiarto yaitu sekretaris Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat. acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama tim kontribusi untuk negeri di Pondok Cabe Bistro
–          Pembuatan prototype alat dan uji coba 1 13 februari 2018 Halaman Fakultas MIPA Uji coba alat
–          Pembuatan Protopite alat dan uji coba 2 15 februari 2018 Laboratorium Jackson Morin Uji coba alat
–          FGD tahap 3 bersama Mata Garuda Papua 20 februari 2018 Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat Kordinasi dengan para mata garuda dan pak Rachmawan
–          Prototype alat dan Uji Coba 3 1 Maret  2018 Laboratorium Jackson Morin  
–          Penyerahan Alat ke UGM 12 April 2018 DPkM Alat diterima secara simbolis oleh Direktur Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat UGM, yaitu Prof Irvan. Belaiu berjanji bahwa alat ini akan dibawa bersama mahasiswa KKN UGM di Asmat.
–          Pembuatan Proposal dan pengajuan hibah Teknologi Tepat Guna  

10 April 2018

DPkM Program Kontribusi Untuk Negeri mendapatkan bantuan dana dari para awardee dan KAS budi untuk pembuatan Alat hingga proses FGD dan produksi 25 Unit didapatkan dana dari program hibah Teknologi Tepat Guna UGM senilai 40 juta rupiah dengan dosen Pengusul adalah Pak Fadli dari Fakultas Teknik
–          FGD tahap 4 dengan mahasiswa KKM dan DPL Asmat 25 Juni 2018 DPkM Pemaparan cara kerja alat penyaring air kepada para mahasiswa yang akan KKN di Asmat.
–          FGD tahap 5 persiapan Pemberangkatan KKN UGM dan penyerahan alat 20 unit 5 Juli 2018 DPkM Alat telah sampai di Asmat dan diterima oleh Bupati Asmat.
–          Evaluasi    

 

 

 

 

https://www.lpdp.kemenkeu.go.id/kontribusi-nyata-awardee-lpdp-menjernihkan-air-di-asmat/

https://www.republika.co.id/berita/nasional/daerah/18/02/08/p3tc70409-krisis-air-bersih-jadi-masalah-terbesar-warga-asmat

https://finance.detik.com/infrastruktur/d-3857125/pupr-sumber-air-di-asmat-terbatas-dan-kualitasnya-jelek

https://nusantara.rmol.co/read/2018/02/23/327843/Duh,-Rakyat-Asmat-Masih-Kekurangan-Air-Bersih…-

 

It’s my turn!

Alhamdulillah sdh selesai mempresentasikan hasil peneilitian bersama teman2. Proyek penelitian yg singkat ini saya sebut sebagai proyek balas budi. Dulu, thn 2015, saya diajak kolaborasi menulis oleh bapak Nidjo Sandjojo. Pak nidjo ini secara pribadi saya tidak kenal, bahkan bertemu pun belum *i hope someday we will meet pak. Tapi, sejak paper kami terindeks scopus *waktu itu blm jaman scopus2an kayaknya*, dan telah disitasi bbrp orang, saya merasa bahagia krn hasil karya kami bermanfaat bagi org lain. Rasa percaya diri saya meningkat, dan saya mulai berani menulis jurnal dan conference bertaraf internasional.

Saya membalas budi pak nidjo dengan menuliskan paper kami di seminar nasional. Dan saya meneruskan semangat beliau dengan kolaborasi menulis. Sangat menginspirasi.

Sejak saat itu saya berpikir, kalau dosen senior mau mengajak rekan yuniornya utk berkolaborasi menulis, maka banyak dampak positif yang akan didapatkan. Setidaknya, ada pengalaman menulis, pengalaman kerjasama, pengalaman punya scopus id *yg terakhir mungkin bonus ya, jgn dijadikan tujuan utama*.

So, saya mengajak teman2 kolaborasi dan direspon oleh Rima Dias RamadhaniAgus PriyantoDwi Januarita AK dan Danny Kurnianto. Mereka kebanyakan memang blm punya banyak pengalaman menulis paper berbahasa inggris, atau bisa jadi ini pengalaman pertamanya. Saya harap someday, mereka akan mengajak rekan2 dosen lain utk menulis, dan mudah2an jd penyemangat utk menjadi pribadi yg selalu ingin belajar.

Amin…
Krabi, Thailand
21 Maret 2018

Alhamdulillah, paper kami telah terbit *meskipun baru abstraknya* di Jurnal IJECE Q2 Scopus,  Vol 8, No 5 .

Jurnal kali ini menerapkan metode LFPP untuk menentukan kualitas website universitas. LFPP digunakan untuk menentukan bobot prioritas setiap kriteria pengujian berdasarkan tingkat kepentingannya. LFPP merupakan metode pengembangan dari FPP yang menerapkan logaritma bilangan natural untuk mengatasi kelemahan FPP. Metode FPP memiliki kekurangan dalam penentuan nilai keanggotaan fuzzy yang negatif, dimana hal ini tidak masuk akal. Selain itu, metode FPP menghasilkan nilai yang jamak, sedangkan seharusnya nilai optimal yang diharapkan adalah tunggal. LFPP menjawab semua kekurangan FPP, sehingga nilai yang dihasilkan tak lagi negatif, dan menghasilkan solusi tunggal.

Berikut ini abstraknya :

The current tight competition in developing University websites forces developers to create better products that meet users needs and convinient. There are at least two factors representing university websites; accessibility and usability. We test three criteria of accessibility and usability that are called stickiness, backlink, and web page loading time. Usability and accessibility are closely related to subjective user judgments. Human judgment cannot be valid. Thus the use of fuzzy numbers are expected to provide solutions in calculating the results. In this research, the question of usability is a multi criteria decision-making problem that is caused by its complex structure. We use the Logarithmic Fuzzy Preference Programming (LFPP) method, which is a refinement of the Fuzzy Analytical Hierarchy Process  method, to solve this problem. This research aims to re- assess the rank of five Indonesian university websites. Based on LFPP method, we obtain that the equation of model gets high consistency of the set priority matching to fuzzy pairwise comparison matrix of three selection criteria. The calculation results show that stickiness is the most significant factor that affects the quality of the websites.

Love at the first sight

Si dia kadang datang tiba-tiba, mungkin saat di cafe, di saat ospek, atau bahkan saat sama2 antri sembako 😀 . Tapi, untuk memulai perkenalan dengan seseorang yang tidak kita kenal sama sekali tentu bukanlah perkara mudah. Alih-alih mendapatkan nomer HP nya, anda justru malah ditolak mentah-mentah. Nah, gimana caranya biar kita bisa dapat lebih dekat dengan si dia?

  • Jangan tanyakan “boleh kenalan gak?” karena pada umumnya cewek akan menolak perkenalan dari cowok iseng yang baru dikenalnya. Perkenalan dengan pura2 tanya jam juga tidak disarankan, karena itu sudah trik kuno untuk merebut perhatiannya. Sebaliknya, jika anda sedang di rumah makan, tanyakan padanya, “boleh ambilkan kecap?” atau “mbak, pinjem pensilnya ya” atau “mbak, ini antrian sembako udah dari jam berapa ya?”. Pokoknya perbincangan umum yang tidak menunjukkan anda tertarik secara mencolok.
  • Selanjutnya, jika si dia sudah mau membuka diri untuk berkata “ya”, anda bisa lanjutkan percakapan yang lebih umum, seperti “mbak suka bola juga ya, kok pake jersey bola…”

Secret admirer

Kalau udah lama tau tp belum pernah ngobrol, anda mungkin bs memulai dengan stalking2 medosnya. Cari apa kesukaannya, dan carilah kesamaan2 antara anda dengan dia. Dengan demikian, percakapan akan mengalir dengan mudahnya. Misalkan, jika kalian sama2 hobby traveling, anda bisa tanyakan, udah travelling kemana aja? atau kalaupun tidak ada hobby yang sama, anda bisa mulai dengan kalimat “eh, kamu asalnya dari jakarta ya? sama patung selamat datang sebelah mananya?” dst dst

Kalau sudah punya nomer HP nya, misalkan kalian tergabung di grup yang sama, anda bisa memulai dengan pura2 salah posting ke jalur pribadinya 😀 . Nah, semoga hari ini menyenangkan, selamat mencoba !

 

Yogyakarta, 18 September 2017