usability

susu kental manis bendera kemasan kaleng

Siapa suka susu kental manis? Iyaaa, susu yang katanya hanya mengandung 5% susu itu looo… hehehe
.
Bagi penggemar susu kental manis, tentu tidak asing dengan brand susu bendera atau frisian flag. Dulu, sebelum tahun 2015, kemasan kaleng susu bendera cukup sulit di buka. Ibu2 pasti menggunakan ujung pisau untuk melubangi kedua sisinya saat akan menuangkan susu. Sampai di pasaran, dijual pula pisau khusus membuka kaleng jenis ini. Dan hal ini pasti merepotkan ya….
.
Sejak tahun 50-an sampai 2015 (sekitar 69 tahun), nampaknya produsen susu bendera tidak banyak berinovasi pada kemasan kaleng ini. Bagi mereka, mungkin kemasan seperti ini cukup memuaskan para penggemar susu. Akan tetapi, setelah 2015-an, tiba-tiba produsen susu mengadopsi kaleng coke/soda pada kemasannya, sehingga memudahkan para pelanggan saat akan menuangkan susu. Inovasi ini mungkin tidak tiba-tiba ya, mungkin juga mereka baru kepikiran, kalo membuka susu pakai ujung pisau itu ribet gaes.
.
Setelah muncul inovasi tutup kaleng dengan sekali klik, mereka berpikir kembali tentang bagaimana cara menyimpannya agar terhindar dari semut dan serangga lain yang ingin ikut mencicipi si susu kaleng. *biasanya sih para penggemar susu akan menutup dengan tutup gelas atau lepek, dan memasukkan kaleng ke dalam mangkuk berisi air. Akhirnya, tahun 2016-an muncul terobosan baru dalam kemasannya, tutup kaleng dari plastik, yang bisa di tutup dengan rapat setelah dibuka.
.
Inovasi yang lahir dari user experience, itulah usability. Hal ini terus menerus dilakukan, agar produk dapat digunakan semaksimal mungkin.

 

Purwokerto, 3 November 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *