Bagaimanakah efek estetika dalam pengujian usability?

 

“pohon cabang estetis”

 

Review Journal : The effects of aesthetic in usability testing for B2C websites.

Hejin Gu, dkk. (2016), ChineseCHI2016, May 08 2016, DOI: http://dx.doi.org/10.1145/2948708.2948712.

 

Secara tradisional, situs e-commerce menekankan pada kecepatan pencarian barang yang akurat, kelancaran pemesanan dan pembayaran. Efisiensi merupakan tujuan utama dari desain pengalaman pengguna situs e-commerce. Studi terbaru menemukan bahwa elemen estetika (keindahan) dan pengalaman estetika untuk produk interaktif tidak hanya memengaruhi kepuasan pengguna secara keseluruhan terhadap produk, keceriaan, hasrat penggunaan kembali, dan kepercayaan, tetapi juga berdampak pada usability, kinerja pengguna, dan efektivitas elemen instrumental.

Kurosu, dkk (1995) menemukan bahwa, untuk pengguna Jepang, ada korelasi positif yang signifikan antara penilaian estetika antarmuka ATM dan usability. Pada tahun 1997, Tractinsky mereplikasi penelitian empiris Kurosu di Israel dan juga menemukan bahwa estetika visual ATM memiliki efek pada usability  dan memicu sebuah sudut pandang “what is beautiful is usable”. Mereka percaya bahwa evaluasi dimensi lain dari pengalaman produk cenderung lebih tinggi ketika perasaan estetika mereka produk yang sama tinggi (biasa disebut dengan “Halo effect”) ~ (ps : penjelasan mengenai Halo effect akan saya bahas pada postingan berbeda ya).

Pada penelitian ini, Gu dkk menguji 3 situs web e-commerce B2C di China dengan melibatkan 30 pengguna (12 laki-laki dan 18 perempuan, rata-rata usianya 25 tahun, dengan standar deviasi 3.6). Alasan pemilihan situs B2C dikarenakan transaksi melalui saham B2C lebih lanjut dari setengah pasar ritel online di China. Dengan demikian, situs B2C menjadi platform penting e-commerce dan pengalaman penggunanya memainkan peran penting dalam keberhasilan ritel online. Gu dkk menggunakan Personal Computer (PC) dengan layar 20 inchi dan resolusi 1600×900 piksel. Enam tugas diberikan pada pengguna diantaranya mencari pesanan terbaru di akun pribadi, menanyakan saldo akun, dll. Estetika dan usability dapat dipengaruhi oleh warna, tata letak dan arsitektur informasi dari halaman web.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara estetika dan usability, dan pernyataan bahwa “apa yang indah itu bisa digunakan” pada konteks budaya China dapat dibuktikan. Hasil menunjukkan bahwa ada korelasi yang melekat antara desain estetika dan usability yang mengingatkan para desainer untuk mengambil kedua faktor tersebut dalam merancang antarmuka situs B2C. Jika desainer ingin mendapatkan peringkat usability yang tinggi, halaman web yang interaktif dan menyenangkan secara estetika harus mendapatkan perhatian lebih. Para desainer seharusnya tidak hanya mempertimbangkan elemen estetika antarmuka satu halaman dan usability yang jelas, tetapi juga harus mempertimbangkan mengenai arsitektur halaman dan “entrance name”.